Belajar Bicara dengan Mulut di Singapura, Omesh: Susah Banget!

Belakangan ini, Ananda Omesh teratur bolak-balik ke Singapura untuk mengerjakan pengobatan. Pita suara yang bobrok membuatnya mesti rutin mengekor terapi bicara.

 

Lewat suatu unggahan video Andre Taulany pada channel Taulany TV, Omesh yang menjadi responden Andre mengulas tentang kondisinya belakangan ini.

 

Jarang hadir di layar kaca, Omesh menyatakan kehilangan suaranya ketika sedang memenuhi acara. Sempat kaget dan sedih, Omesh lantas memutuskan guna vakum dalam dunia entertain.

 

Profesinya sebagai presenter mesti ia hentikan guna sementara sampai suaranya pulang lagi dan pita suaranya sembuh.

 

“Yang kejadian sama saya tersebut pita suaranya rusak. Demam enggak, bukan rusak. Kayak kapalan. Kejadiannya pas lagi syuting, ngehost di tengah-tengah acara suara gue kok enggak keluar,” jelas Omesh.

 

Saat memahami suaranya hilang seketika, hati Omesh begitu hancur. Bak pemain bola yang merasakan patah kaki, ia sempat beranggapan bila kariernya sebagai presenter bakal selesai.

 

Atas kejadian tersebut, Omesh vakum sekitar dua bulan. Ia tak bekerja dan secara rutin mengerjakan terapi ke Singapura.

 

“Saya berobat di Singapura. Tiga hari di Singapura, tiga hari di Indonesia. Begitu terus. Saya belajar bicara bareng teman-teman yang pun susah ngomong,” papar Omesh.

 

Sedikit demi sedikit situasi Omesh telah mulai membaik. Omesh menyatakan selama sedang di Singapura ia belajar bagaimana bicara dengan mulut.

 

“Belajar ngomong, tapi kiat dan ternyata bukan suara perut, dada atau leher. Saya belajar bagaimana bicara dengan mulut. Susah banget. Ngerubah teknik puluhan tahun ngomong, semuanya dari sini (mulut),” cerah dia.

 

Atas kejadian ini, Omesh belajar tidak sedikit hal. Paling utama, ia berjuang untuk tidak jarang kali bersyukur dan mengawal apa yang telah diserahkan oleh sang pencipta. Salah satunya ialah pita suaranya yang menjadi di antara modalnya mengais rejeki.