Happy Salma Jadi Konsultan Seni di Sebuah Resort Bintang Lima Bali

Happy Salma adalahsalah satu publik tokoh yang dikenal bakal rasa cintanya terhadap warisan kebiasaan Nusantara. Di luar aktivitasnya sebagai artis seni peran, perempuan kelahiran Sukabumi tersebut juga begitu aktif berkecimpung di dunia teater.

 

Belum lama ini, The Apurva Kempinski Bali dengan bangga mengenalkan Happy Salma sebagai art advisor yang mempunyai visi sama guna melestarikan kebiasaan Indonesia. Seperti diketahui, The Apurva Kempinski adalahsebuah resort bintang 5 yang terletak di Sawangan, Nusa Dua, Bali.

 

Sementara itu, tugas utama dari perempuan berusia 39 tahun ini ialah untuk memberi masukan, serta berpartisipasi dalam proyek dan inisiatif seni yang bakal akan dipermaklumkan bersama-sama dengan resor itu ke depannya nanti. Unikbya, ketika kesatu menginjakkan kakinya di hotel tersebut, Salma diciptakan berdecak sarat kagum menyaksikan interior design yang dilihatnya.

 

“Pagi ini saya deg-degan, urusan ini yang saya rasakan saat memasuki Hotel Kempinski di Bali. Saya berpikir, apakah saya mampu? Karena saya rasa saat datang ke hotel itu, tersebut sudah mewakilkan segala kekayaan Indonesia miliki. Saya tidak pernah datang ke bangunan yang terdapat nyawanya. Pas ke lobby, tinggi sekali gebyoknya. Katanya pintu yang ukiran jeparanya ini melibatkan tidak sedikit manusia dan keluarga, yang mengeluarkan tidak sedikit energi. Nah gimana dapat mewujudkannya? Ini baru ke gebyoknya saja,” ujar Salma ketika didatangi dalam preskon an Intimate Session ‘The Apurva Kempinski Bali’, di Hotel Kempinski, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/3).

 

“Saya masuk kamar, dinding terdapat anyaman dari kedebong pisang. Sentuhannya paling intimated. Kalau seluruh hotel laksana ini, tidak butuh lagi mencanangkan mari pakai batik masing-masing hari. Saya masuk ballroom, ternyata menghadap ke pantai. Kepikiran bila buat acara di sini gimana ya? Saya telah kepikiran, lobby dipasangkan karya-karya dari seniman bali. Yang saya dapat dan hadirkan di sini melulu sekelumit atau roh kecil yang telah nyata terdapat di Apurva Kempinski ini. Keterlibatan dan keikutsertaan saya melulu memberikan masukan dan sentuhan kecil, telah terhormat,” pujinya lagi.

 

Di samping perannya sebagai seorang Art Advisor, Happy Salma melewati merek perhiasan beliau Tulola, pun akan mendesain perhiasan yang diperuntukkan untuk duta Kempinski yang mempunyai nama Lady in Red. Didirikan pada tahun 2007, perhiasan Tulola diciptakan oleh semua pengrajin Indonesia dan masing-masing produk adalahkombinasi sempurna antara seni dan karya tangan yang indah.

 

“Saya bakal memasukan sentuhan khusus guna perhiasan peragaan seni ini. Sebagai format generasi muda misalnya dengan menciptakan perhiasan ini,” sambung pemeran film DILAN 1990 itu.

 

Sebagai suatu resor bintang lima, The Apurva Kempinski Bali membawa prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menitikberatkan kesatuan dalam keanekaragaman budaya. Dari ciri khas arsitektur Bali, sampai estetika desain interior yang diilhami jutaan warisan budaya, resor bintang lima di Nusa Dua ini adalahsebuah mahakarya dari ratusan pengrajin Indonesia.